Perbedaan Web Statis dan Dinamis
Website
statis adalah website yang tidak ditujukan untuk diperbaharui
secara berkala sehingga pengaturan ataupun pemuktahiran dari materi
website tersebut dilakukan secara manual melalui teks editor. Website
statis ini persis seperti brosur. Bedanya, brosur di cetak dan
disebarkan, sedangkan website statis di host dan diakses melalui
internet.
Aplikasi dari website statis sering kali kita temukan di website company
profile, personal profile, website penawaran produk, dan semua website
yang bertujuan melakukan komunikasi satu arah dari pemilik website ke
pengunjung tanpa diperlukan interaksi.
Website dinamis adalah website yang spesifik di bangun agar materi
yang terdapat didalam website tersebut dapat diperbarui secara berkala
dengan mudah melalui content management system seperti WordPress, Joomla, PrestaShop, dll.
Website dinamis selalu memiliki program yang bekerja di sisi server
karena dalam rentang waktu tertentu konten dari website tersebut
berubah. Jadi, salah satu ciri dari website dinamis adalah adanya
program yang berjalan disisi server untuk memanage perubahan data yang
ditampilkan oleh website dinamis tersebut.
Halaman web dinamis dikembangkan oleh CMS, CMS bekerja disisi konten dan tampilan. Pemisahan antara file tampilan dengan file konten dilakukan dengan CSS, sedangkan pemisahan file konten dengan halaman web dilakukan oleh CMS.
CMS sangatlah berguna dan handal untuk memisahkan tangungjawab antara penulis konten dan desainer web. Dengan demikian, desainer web dapat berkonsentrasi pada tugasnya terutama masalah desain tampilan dan penempatannya. Sementara itu, siapapun yang tidak memiliki kemampuan teknis dapat bertanggujawab atas masalah konten, misalnya menuliskan kalimat dan meletakkan gambar di situs web. Jadi, cara kerja CMS melibatkan desainer web dan penulis konten.
CMS membuat halaman web menjadi dinamis. Artinya, halaman web belum benar-benar ada sampai kita memastikan untuk memublikasikannya. Dengan demikian, konten dapat di perbaharui dan hasilnya dapat dilihat terlebih dahulu tanpa harus di publikasikan. Halaman web dinamis berguna saat pengembangan konten, tetapi pengembangannya belum seluruhnya selesai.
Sebenarnya CMS sangatlah rumit, berisi ribuan file dan script yang saling bekerjasama, berpadu dengan basis data untuk menghasilkan situs web. Intinya CMS di desain dan di ciptakan oleh tenaga ahli yang mempunyai kemampuan teknis, tetapi dapat digunakan, di atur, dan dijalankan oleh orang awam, sekalipun tidak mempunyai kemampuan teknis.
Halaman web dinamis dikembangkan oleh CMS, CMS bekerja disisi konten dan tampilan. Pemisahan antara file tampilan dengan file konten dilakukan dengan CSS, sedangkan pemisahan file konten dengan halaman web dilakukan oleh CMS.
CMS sangatlah berguna dan handal untuk memisahkan tangungjawab antara penulis konten dan desainer web. Dengan demikian, desainer web dapat berkonsentrasi pada tugasnya terutama masalah desain tampilan dan penempatannya. Sementara itu, siapapun yang tidak memiliki kemampuan teknis dapat bertanggujawab atas masalah konten, misalnya menuliskan kalimat dan meletakkan gambar di situs web. Jadi, cara kerja CMS melibatkan desainer web dan penulis konten.
CMS membuat halaman web menjadi dinamis. Artinya, halaman web belum benar-benar ada sampai kita memastikan untuk memublikasikannya. Dengan demikian, konten dapat di perbaharui dan hasilnya dapat dilihat terlebih dahulu tanpa harus di publikasikan. Halaman web dinamis berguna saat pengembangan konten, tetapi pengembangannya belum seluruhnya selesai.
Sebenarnya CMS sangatlah rumit, berisi ribuan file dan script yang saling bekerjasama, berpadu dengan basis data untuk menghasilkan situs web. Intinya CMS di desain dan di ciptakan oleh tenaga ahli yang mempunyai kemampuan teknis, tetapi dapat digunakan, di atur, dan dijalankan oleh orang awam, sekalipun tidak mempunyai kemampuan teknis.


0 comments: